Revolusi Industri 4.0

Written by on 2 Maret 2019

Bandung, TR News – Perkembangan teknologi yang sangat pesat membawa pengaruh yang begitu besar. Indonesia tidak dapat menghindari arus globalisasi dimana muncul sebuah cara yang dapat mempengaruhi kehidupan maupun kebudayaan masyarakat. Teknologi diciptakan untuk membantu dan memberikan kemudahan dalam segala aspek kehidupan, baik dalam komunikasi, pekerjaan, hingga menyelesaikan permasalahan dan persoalan pada masyarakat yang mengutamakan kecepatan dan kelancaran.

Revolusi Industri 4.0 membuat batas antara dunia digital, fisik, maupun biologis semakin kecil maupun hilang. Beberapa perusahaan telah menerapkan pola digital economy, artificial intelligence, big data, robotic, maupun Internet of Things (IoT) agar beberapa elemen dalam kehidupan manusia dapat terhubung dengan mudah. Sadar atau tidak, banyak hal yang telah dilakukan menggunakan teknologi yang baru yang secara tidak langsung juga menggantikan beberapa peran manusia.

Seminar yang diadakan oleh UKM Search Telkom University (25/2) di Aula lt.5 Fakultas Industri Kreatif yang bertema “Utilize Innovation To Create Breakthrough In Industrial Revolution 4.0 Era” mengundang Ery Punta Hendraswara (Divisi Digital Service Telkom Indonesia) membahas tentang Industri 4.0 di Indonesia dan Bagus Suryo Nuswantoro (GM Operational DILo) yang lebih fokus tentang skill yang dibutuhkan dalam menghadapi Industri 4.0 dan dilanjutkan dengan membahas Digital Inovation Lounge.

Menurut Ery Punta, Industri 4.0 adalah peluang bagi Indonesia yang mana pada saat ini jika berbicara tentang industri kreatif maupun industri digital sangat membutuhkan talenta yang memang siap menghadapi Industri 4.0 tersebut.

“Misalnya perusahaan itu perlu programmer, yang mengerti big data, yang mengerti artificial intelligence, yang mengerti data science, maupun yang mengerti bussiness digital, atau mengerti design. Generasi sebelumnya tidak ada ahli dibidang itu, walaupun ada pasti mengurus keseluruhannya” ujar beliau saat menjawab pertanyaan dari mahasiswa.

Indonesia memerlukan persiapan yang cukup besar terutama dalam pemanfaatan bidang teknologi. SDM Indonesia harus meningkatkan keterampilan dan memahami penggunaan Internet of Things. Jika SDM sudah terampil dalam penggunaan IoT, maka Indonesia memiliki peluang maju dalam Industri 5.0 dimana saat ini, Jepang mempersiapkan memasuki Era Revolusi Industri 5.0

“Jika dilihat potensi semakin kesini semakin besar, artinya orang cerdas di Indonesia semakin banyak, bantuan dari pemerintah baikĀ  dari kebijakan maupun pendanaan itu semakin banyak misalnya dari BEKRAF maupun Ristekdikti itu berlomba-lomba mendanai startup atau usaha yang baru yang inovatif” kata Bagus Suryo dengan penuh keyakinan bahwa Indonesia mampu mengejar ketertinggalan tersebut.

Menurut beliau, saat ini ekosistem sudah dibentuk ke arah Industri 5.0. Dapat diketahui bahwa jumlah kaum muda sangat banyak, dengan memanfaatkan produktivitas misalnya dengan membuat produk sendiri yang dikelola dengan benar dan kreatif kemudian dijual di pasar Indonesia yang besar terutama saat ini Indonesia merupakan salah satu negara yang berada di jalur perdagangan antar-negara maka masyarakat dapat menemukan peluang yang menjanjikan.

“Kalau bisa dimanfaatkan gimana kaum muda dapat belajar lebih giat, lebih cepat, kita pasti bisa. Anak muda harus mau belajar yang benar dan kreatif” ujar GM muda tersebut. (AZH/WLN/YLY/Icha Nur Syahputri)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Continue reading

Previous post

Friday


Current track
Title
Artist

Background