MENUMBUHKEMBANGKAN KEMAMPUAN LITERASI MELALUI SEMINAR “THRIVE OF LITERACY IN THE DIGITAL ECOSYSTEM ERA”

Written by on 12 Oktober 2022

Bandung – Telkom University Open Library menggelar seminar “Opening The 9th Tel-U Literacy Event: Thrive of Literacy in the Digital Ecosystem Era”, Selasa (11/10) di Gedung Damar Telkom University dan ditayangkan secara live via Zoom serta streaming Youtube.

Acara ini mengundang Rektor Telkom University, Prof. Dr. Adiwijaya dan juga beberapa narasumber yang kompeten dan kredibel dibidangnya. Tidak hanya itu, acara tersebut juga dihadiri oleh mahasiswa, dosen, komunitas, pegiat literasi dari seluruh negeri, dan perwakilan ikatan perpustakaan Indonesia. Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi momentum untuk memulihkan dan memahami pentingnya kecakapan literasi dan ekosistem digital.

Prof. Dr. Adiwijaya melalui sambutannya menyampaikan bahwa literasi merupakan kemampuan untuk membaca dan menulis, sedangkan digital literasi sendiri adalah bagaimana kita dapat merekayasa mutimedia menjadi audio visual atau yang lainnya dengan melihat bagaimana behavior masyarakat saat ini.

Sebelum memasuki rangkaian acara sharing session dengan para narasumber, terdapat sebuah penampilan Rampak Kendang dan Perkusi dari GMR Ethnic Perkusi. Kemudian dilanjut dengan penyampaian materi dari keynote speaker, Najelaa Shihab, seorang Pendidik dan Inisiator Semua Murid Semua Guru. Beliau menyampaikan bahwasannya literasi merupakan pondasi dari setiap perbaikan-perbaikan yang ada di masyarakat. Dari literasi ini, kita mampu belajar menjadi masyarakat yang toleran.

Rangkaian acara berikutnya mengundang Dr. Dadan Rahadian, ST., MM. sebagai Wakil Rektor 1 Bidang Akademik Telkom University. Beliau memaparkan terkait tiga hal penting yang harus disematkan pada pendidikan, yakni literasi teknologi, literasi data, dan literasi manusia. Ketiga hal tersebut menjadi hal yang wajib untuk dipelajari agar tidak gagap menghadapi perubahan lingkungan kerja.

Seminar kemudian dilanjutkan dengan penyampaian terkait kondisi literasi dan perpustakaan di Indonesia oleh Dr. Hening Widiatmoko, M.A selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Jawa Barat. Gambaran umum keadaan literasi di Indonesia dijelaskan melalui beberapa poin, diantaranya adalah kenyataan bahwa rasio buku Indonesia sangat kurang, budaya baca yang rendah, akses masyarakat terhadap perpustakaan juga tergolong rendah dibuktikan dari kurangnya tingkat kunjungan ke perpustakaan, tingkat literasi masih kurang, dan ketertinggalan dalam pembangunan IPM. Acara ditutup dengan sharing session bersama Founder Tumpi Readhouse, Joko Narimo. (ISN)


Reader's opinions

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *



Current track
Title
Artist

Background